Siasat Laporan

Namanya juga karyawan kecil. Semua hal yg diinginkan oleh manager, haruslah kita laksanakan dengan sepenuh hati dan jiwa. Kalo separuh jiwa seperti kata Anang Hermansyah, semua akan galai linglung dan terpaku. Kreativitas tingkat tinggi harus menjadi tonggak utama dalam bekerja. Karena harus kreativitas tinggi, maka vitamin dan olahraga jangan sampai ketinggalan.

Saya masih masa probation di perusahaan swasta, waktu tiga bulan harus saya tempuh dengan sepenuh jiwa lengkap dengan kreativitas utk mengambil hati manager. Keputusan utk menjadi karyawan tetap setelah probation memang terletak ditangan manager (sebenarnya di tangan Allah SWT sih). Maka dari itu, apapun yg diminta manager segeralah di kerjakan.

Melewati satu bulan pertama memasuki bulan kedua. Manager telah menyerahkan laporan bulanan utk dilaporkan ke pusat yg terletak di Singapore (perusahaan group), laporan yg dicontohkan membuat saya bingung. Logikanya, jika saya sebagai karyawan kecil biasa saja bingung membaca laporan tersebut ! bagaimana atasan yg lebih tinggi lagi ! Atasan kita tak sedikit urusan. Semakin tinggi jengjang jabatan, semakin tinggi pula kuota perkerjaan yg dikerjakan. Jadi buatlah atasan merasa ringan membaca laporan kita agar tak tambah pusing.

Karakter laporan yg kita berikan seharusnya mudah dibaca dan singkat. Apa yg dibutuhkan atasan ? atasan kita hanya butuh laporan kegiatan perusahaan yg singkat dan padat, maka dari itu kreativitas dibutuhkan sangat dalam membuat laporan.

Misalnya laporan itu berbentuk laporan keuangan. Nah, tabel2 yg panjang memuat angka2 yg puyeng utk dilihat itu hanya lampiran saja. Sebagai pembuat laporan harus membuat SUMMARY tentang laporan yg memuat angka2 mumet tersebut. Summary laporan yg dilaporkan tak perlu ribet dan bertele-tele. Sebutkan saja jumlah biaya operational periode berjalan, saldo awal, dan keuntungan setelah pendapatan di kurangi dengan operational. Jika atasan ingin melihat detailnya, lampiranlah yg berbicara. Lampiran disini adalah laporan keuangan yg memuat angka2 mumet tadi.

Setelah angka2 itu dibuat dengan manis menggunakan Microsoft word atau Power Point (terserah user) jangan lupa menyertakan penjelasan kenapa jumlah angka tersebut. Jika besar kenapa, dan jika kecil kenapa. Intinya buatlah summary laporan yg tak menimbulkan pertanyaan lagi dari atasan.

Saya selalu memposisikan diri sebagai atasan sebelum laporan itu diserahkan. Dalam artian, saya selalu membaca ulang laporan saya dulu. Apakah saya bisa mengerti dengan angka2 yg saya tulis atau tidak.

Apa yg di ambil dari ini ? Teliti, kreative dan berani dalam melakukan hal baru. Itu point penting. Kenapa ? karena jika kalian sebagai karyawan pengganti yg lama, biasanya format laporan akan mengikuti yg lama. Tapi jika ada sifat berani dalam bekerja, bikinlah format sendiri utk laporan. Dan pastikan lebih simple dan lengkap, tentunya enak di baca oleh atasan

Advertisement

About karyawankecil

Belajar bekerja dengan baik dan benar. No game, no facebook, no sleep and get the money !
This entry was posted in Coffee Break and tagged , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Siasat Laporan

  1. morishige says:

    keknya saya harus belajar bikin laporan yang menarik nih. sepertinya dalam dunia kerja kemampuan bikin laporan penting juga ya..

  2. darahbiroe says:

    ijin mengamankan pertamaxx disini buleh kannn

    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya
    salam blogger
    makasih :D

  3. Arkan says:

    izin nyimak dulu ya…
    btw, kok skin blognya gelap amat…????

  4. alid abdul says:

    siapa bilang semakin tinggi jenjang semakin banyak kerjaan,,, banyak leha lehanya menurut gue hehhe… tapi setuju deh dengan bacaan ringan,,, gag untuk atasan aja… untuk semua orang juga perlu… semakin ringan semakin dimengerti…

  5. sauskecap says:

    semoga cepat diangkat jadi karyawan tetap… tipsnya boleh juga…

  6. dafiDRiau says:

    semoga karyawan kecil menjadi manager y..dan selalu teliti..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s