Permanently

Setelah menjalani masa percobaan selama tiga bulan, management memutuskan utk mengangkat saya menjadi karyawan tetap. It’s the first time bagi saya setelah pindah2 kerja karena status kontrak akhirnya berlabuh di perusahaan group yg cukup besar. Sangat jarang sekali menemukan perusahaan yg mengangkat karyawan dengan status tetap, hampir sama mencari jarum di tumpukan jerami dan saya telah menemukan jarum tersebut, setelah gatal2 kena jerami ! Perusahaan yg makin pesat sekarang lebih banyak sistem outsourching, sistem merekrut karyawan tanpa merugikan perusahaan dengan peraturan ketenagakerjaan.

Bulan april ini, saya merasakan betapa tenangnya menjadi karyawan tetap. Dan ini belum tentu menjamin kesejahteraan saya selamanya, swasta sama dengan swasta. Hidup dari bisnis yg digeluti dan suatu saat bisa “jatuh” berbagai macam akibat. Beda dengan PNS (pegawai negeri sipil) bekerja utk negara dan pasti akan terjamin kesejahteraan sampai akhir hayat, bahkan ada hingga anak cucu. Tapi saya tak tertarik utk menjadi PNS, banyak godaan.

Seperti kata Safir Senduk, “Menjadi karyawan juga bisa kaya” memotivasi utk selalu mencari cara yg jitu mensiasati uang masuk dan keluar. Pandai-pandai memilih asset dan liabilitas. Asset disini adalah barang yg kita beli dan bisa menghasilkan uang, seperti rumah yg kita sewakan, laptop yg kita rentalkan atau digunakan utk menulis buku, banyak hal lainnya. Sedangkan liabilitas hampir sama dengan konsumtif, barang yg dibeli utk kita gunakan tanpa menghasilkan uang.

Lifestyle ! adalah jawaban kenapa besar pasak daripada tiang. Itulah sekiranya kita tangkap dari apa yg ingin di sampaikan oleh konsultan keuangan rumah tangga tersebut.

Dengan menjadi karyawan tetap adalah kesempatan emas utk membeli asset secara kredit dan buat asset tersebut membayar angsurannya sendiri. Misalnya, kita membeli rumah secara KPR (kredit kepemilikan rumah) dan di kontrakan senilai kewajiban kita terhadap bank. Ada kok bank yg menawarkan KPR tanpa uang muka.

Contoh lain adalah, kita bisa saja membeli mobil secara kredit dan di sewakan kepada perusahaan. Hal yg satu ini memang sedikit sulit, karena rata-rata perusahaan yg menyewa mobil adalah mobil dari perusahaan rental. Beda dengan kita yg tak punya “bendera”. Seperti halnya Nabi Muhammad SAW yg tanpa lelah menyiarkan agama Islam. Itupun kita, harus telaten utk mencari perusahaan mana yg mau nge-rental mobil yg kita kredit melalui bank.

Let’s Fight !

Advertisement

About karyawankecil

Belajar bekerja dengan baik dan benar. No game, no facebook, no sleep and get the money !
This entry was posted in Senang and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s